6. IPS

BAB 6PERUBAHAN SOSIAL BUDAYA DALAM MASYARAKAT
A.  Pengertian perubahan sosial budaya1.   Pengertian perubahan sosial :a.    adalah perubahan yang terjadi akibat adanya ketidaksesuaian di antara unsur-unsur yang saling berbeda yang ada dalam kehidupan sosial, sehingga menghasilkan suatu pola kehidupan yang tidak serasi fungsinya bagi masyarakat yang bersangkutan.b.    adalah perubahan unsur-unsur atau struktur social dan perilaku manusia dalam masyarakat dari keadaan tertentu ke keadaan yang lain.2.   Pengertian perubahan budaya :a.    adalah perubahan yang terjadi akibat adanya ketidaksesuaian di antara unsur-unsur budaya yang saling berbeda, sehingga tercapai keadaan yang tidak serasi fungsinya bagi kehidupan.b.    perubahan kebudayaan adalah suatu keadaan di mana terjadi ketidaksesuaian di antara unsur-unsur kebudayaan yang saling berbeda sehingga tercapai keadaan yang tidak serasi fungsinya bagi kehidupan.3.   Pengertian perubahan sosial budaya :adalah perubahan yang terjadi dalam kehidupan masyarakat, mencakup perubahan budaya yang di dalamnya terdapat perubahan pola perilaku, nilai-nilai dan tata cara kehidupan dari tradisional menjadi modern.
B.  Faktor dan alasan terjadi perubahan sosial budaya1. Faktor  yang mempengaruhi proses perubahan sosial :a.    perubahan sosial dapat terjadi di mana-manab.    perubahan sosial bisa terjadi secara direncanakan dan tidak direncanakanc.    perubahan sosial sering menghasilkan kontroversi, atau perubahan yang terjadi dalam suatu bidang akan selalu memunculkan bantahan dari pihak laind.    beberapa perubahan memiliki nilai kepentingan yang berbeda dengan kepentingan lainnya.2. Perubahan sosial budaya :a.    dapat bersumber pada pengalaman baru, pengetahuan baru, penemuan baru, persepsi dan konsepsi baru, serta teknologi baru, sehingga menuntut penyesuaian cara hidup serta kebiasaan masyarakat pada situasi yang baru. Di dalamnya dapat terjadi perubahan sistem nilai budaya, sikap mental agar tercipta keseimbangan, dan integrasi terhadap sistem nilai budaya.b.    manusia mengadakan perubahan sosial budaya dengan menciptakan berbagai alat-alat teknologi dan berbagai penyampaian ide, alasannya :1)   kebutuhan manusia senantiasa bertambah, baik kuantitas maupun kualitas.2)   kemampuan akal manusia yang menghasilkan ide, gagasan, dan karya selalu berkembang.3)   kepuasan manusia tidak pernah ada habisnya.c.    perubahan sosial dan budaya masyarakat ternyata ada budaya yang mudah berubah dan ada budaya yang lamban mengalami perubahan.
C.  Ciri-ciri perubahan sosial budaya1.    perubahan yang terjadi sangat tergantung pada dinamika masyarakat itu sendiri, yang nantinya akan berpengaruh pada tingkat kecepatan atau kelambatan proses perubahan tersebut.2.    perubahan yang terjadi pada suatu lembaga kemasyarakatan akan diikuti perubahan lembaga-lembaga kemasyarakatan yang lainnya.3.    suatu perubahan dalam masyarakat yang cepat, biasanya akan diikuti timbulnya keadaan yang kacau, terjadinya akomodasi, dan penyesuaian diri.4.    dapat membawa perubahan pada bidang material dan nonmaterial (ide).5.    perubahan sosial budaya terbagi atas beberapa bentuk, yaitu proses sosial, segmentasi atau pembagian, dan perubahan struktur. a.   proses sosial yaitu pergantian beragam penghargaan, fasilitas, dan anggota dalam suatu struktur sosial. b.   segmentasi atau pembagian yaitu timbulnya pengklasifikasian unit-unit struktur yang hampir sama dengan unit yang telah ada sebelumnya. c.   perubahan struktur yaitu timbulnya peran dari organisasi yang baru.
D.  Bentuk perubahan sosial budaya1. Bentuk perubahan sosial budaya berdasarkan kecepatan perubahana.  Evolusi 1)   evolusi yaitu perubahan-perubahan yang memerlukan waktu lama, di mana terdapat suatu rentetan perubahan-perubahan kecil yang saling mengikuti dengan lambat dan terjadi dengan sendirinya, tanpa suatu rencana ataupun suatu kehendak tertentu. 2)   perubahan-perubahan tersebut terjadi oleh karena usaha-usaha masyarakat untuk menyesuaikan diri dengan keperluan-keperluan, keadaan-keadaan dan kondisi-kondisi baru, yang timbul sejalan dengan pertumbuhan masyarakat. 3)   Contoh : a)   masyarakat di Sumatra dan Kalimantan yang hidup dari berburu dan ladang berpindah, sekarang tidak mungkin lagi hidup dengan cara seperti itu. b)   berbagai peristiwa kebakaran hutan dan banyak hewan buruan yang mati menyebabkan mereka harus menyesuaikan diri dengan bercocok tanam secara menetap.b. Revolusi 1)   revolusi adalah perubahan sangat cepat, radikal, dengan menghancurkan seluruh tatanan lama untuk digantikan dengan tatanan baru, dan seringkali disertai kekerasan serta jumlah korban yang besar. 2)  perubahan-perubahan yang terjadi dapat direncanakan terlebih dahulu maupun tanpa rencana, dengan ukuran kecepatan perubahan dalam revolusi, sifatnya relatif, karena suatu revolusi dapat memakan waktu lama.3)   contoh : a)   sejarah modern pada masa Revolusi Perancis dan kemudian Revolusi Amerika. b)   revolusi industri yang dimulai di Inggris c)   revolusi yang terjadi di Indonesia waktu itu adalah revolusi melawan penjajahan Belanda yang puncaknya pada tanggal 17 Agustus 1945 Indonesia menyatakan kemerdekaannya, dan melepaskan diri dari belenggu dari bangsa yang terjajah menjadi bangsa yang merdeka.2. Bentuk perubahan sosial budaya berdasarkan pengaruh yang ditimbulkana. Perubahan-perubahan yang kecil pengaruhnya 1)   adalah perubahan-perubahan pada unsur-unsur struktur sosial yang tidak membawa pengaruh langsung atau pengaruh yang berarti bagi masyarakat. 2)   contoh :perubahan dalam mode pakaian tidak akan membawa pengaruh yang berarti bagi masyarakat dalam keseluruhannya, sehingga tidak mengakibatkan perubahan-perubahan dalam lembaga-lembaga kemasyarakatan.b. Perubahan-perubahan yang besar pengaruhnya 1)   adalah perubahan-perubahan pada unsur-unsur struktur sosial yang membawa pengaruh langsung atau pengaruh yang berarti bagi masyarakat. 2)   contoh :proses industrialisasi pada masyarakat yang agraris merupakan perubahan yang membawa pengaruh besar pada masyarakat dan lembaga kemasyarakatan berupa hubungan kerja, sistem pemilikan tanah, hubungan-hubungan kekeluargaan, dan stratifikasi masyarakat.3.  Bentuk perubahan sosial budaya berdasarkan perencanaan perubahana. Perubahan yang dikehendaki(intended-change) 1)   perubahan yang dikehendaki (intended-chanege) atau perubahan yang direncanakan (planned-change) merupakan perubahan yang diperkirakan atau yang telah direncanakan terlebih dahulu oleh pihak-pihak yang hendak mengadakan perubahan dalam masyarakat. 2)   pihak-pihak yang menghendaki perubahan dinamakan agent of change, yaitu seseorang atau sekelompok orang yang mendapat kepercayaan dari masyarakat sebagai pemimpin satu atau lebih lembaga-lembaga kemasyarakatan. 3)   contoh:a)   perubahan sistem pemerintahan yang sentralistik menjadi desentralistik pada orde reformasi.b)   perubahan dalam sistem pemilu pada masa orde reformasi sangat berbeda denganmasa orde baru.  b. Perubahan yang tidak dikehendaki (unintended-change) 1)   perubahan-perubahan sosial yang tidak dikehendaki (unintended change) atau perubahan yang tidak direncanakan (unplannedchange), adalah perubahan-perubahan yang terjadi tanpa dikehendaki, berlangsung di luar jangkauan pengawasan masyarakat, dan dapat menyebabkan timbulnya akibat-akibat sosial yang tidak diharapkan masyarakat. 2)   apabila perubahan yang tidak dikehendaki berlangsung bersamaan dengan perubahan yang dikehendaki mungkin mempunyai pengaruh besar terhadap perubahan-perubahan yang dikehendaki, sehingga keadaan tersebut tidak mungkin diubah tanpa halangan dari masyarakat itu sendiri. 3)   contoh: a)   urbanisasi yang terjadi di kota-kota besar pada awalnya membawa perubahan besar bagi kota yang didatangi. b)   terjadinya bencana alam seperti banjir, tanah longsor, tsunami, gunung meletus serta kebakaran hutan mengakibatkan kehidupan sosial, ekonomi masyarakat terganggu karena kejadian bencana alam termasuk perubahan yang tidak dikehendaki.